BIOGRAFI SAYYIDINA ABU BAKAR AS SHIDIQ Ra.

BIOGRAphI SAYyIDINA ABU BAKAR AS SHIDIQ Ra.

Abdullah Bin Quhafah bin Amir adalah nama aslinya, beliau di lahirkan di kota makkah dua tahun lebih beberapa bulan setelah kelahiran nabi Muhammad,dan Eyangnya Bernama Murroh yang juga Eyang Rosulullah.

Pekerjaanya adalah sebagai pedagang,karna itu beliau memiliki harta kekayaan yang banyak,di samping dermawan beliau juga di kenal sangat di percaya di kalangan Qaum quraisy,sifatnya yg suka membantu sesama serta ramah dalam bergaul menjadikan, beliau sangat di cintai.

Sayidina abu bakar ra.adalah sahabat Rosulullah yang paling terdekat bahkan sebelum beliau menjadi seorang nabi.

dan tak heran jika beliau lah yg lebih mengenal tentang Rosulullah,ketika Nabi Muhammad di utus beliaulah orang laki-laki pertama yang masuk agama Islam,tak sedikit pun keraguan dalam hatinya,untuk mengimani orang yang telah ia kenal betul akan kejujuran dan kebenaranya.

Hal inilah yang menjadikan motivasi beliau untuk mengajak kerabatnya ,antara lain : Usman Bin affan ,Zubair Bin awwam,Tolhah bin Ubaidillah ,untuk bersama masuk dalam agama islam.

Salah satu keistimewaan beliau  di antara sahabat yang lain adalah gemar membeli budak mu’in kemudian memerdekakanya.

hal ini  karna mengharap ridlo Allah Swt semata.

kesetian dan pengorbanan beliau terhadap rosulullah tidak di sangsikan lagi ,hal ini terbukti saat para  Pembunuh bayaran kafir Quraisy telah sepakat untuk  menghabisi nyawa Nabi Muhammad, dengan berbagai strategi yg telah di rancang Abu jahal,dalam misi ini Abu jahal telah menyiapkan bayaran yg luar biasa besarnya bagi siapun yg mampu membunuhnya.

Atas pertolongan allah, Rosulullah mengetahui akan niatan buruk mereka, lantas hijrah lah beliau menuju Kota madinah di temani sayidina abu bakar ,hingga akhirnya Rosulullah di tengah perjalanan harus bersembunyi di sebuah goa selama kurang lebih 3 hari/malam,karna hampir saja tertangkap.

Kufar Quraisy hampir saja berhasil menemukan beliau,karna saat itu mereka benar-benar tepat berada di depan pintu Goa,atas pertolongan allah timbulah keraguan di hati mereka sehingga mengurungkan niatnya untuk memasuki Goa tersebut ,karna melihat banyaknya sarang-laba-laba .Rosulullah semakin khawatir atas akan hal ini,namun sahabat abu Bakar dengan sifat suhbahnya, Mencoba Menenangkan beliau ,dengan ucapanya yang di Nash dalam “ Laa tahzan Innallah ma’ana “.

Sayidina abu bakar  juga turun berperan actif dalam dakwah dan juga beberapa peperangan ,diantaranya perang tabuk bahkan beliau lah yang Membawa Panji komando dalam peperangan itu.

Hingga akhirnya syiar agama islam begitu cepat berkembang secara luas di seluruh penjuru jazirah arab.

Ketika rosulullah sedang sakit,maka beliaulah yang di perintah ,untuk mengimami bersama qaum muslimin,ini menunjukan beliaulah sebagai calon pemimpin penerus ,

Saat Rosulullah Wafat,sayyidina abu bakar sedang berada di luar kota madinah ,setelah kabar itu di  terima ,beliau lalu Berkhotbah Di atas mimbar yang berbunyi,” barang siapa yang menyembah Muhammad maka sungguh  Muhammad benar-benar telah Tiada,dan barang siapa yang menyembah Allah ,maka sesungguhnya Allah adalah dzat yang maha Hidup dan kekal selamanya “.

Hal ini di lakukan untuk memberikan kesabaran ,mengingat kaum muslimin kala itu ,sedang di rundung kesusahan dan kebingungan atas wafatnya Rosulullah.

Setelah itu kaum Anshor telah berkumpul di dalam sebuah masjid untuk bersama mengangkat sayyidina abu bakar sebagai Kholifah,dan salah satu kutipan Khotbah itu berbunyi : “ Wahai Kaum Muslimin,kalian semua telah mengangkatku menjadi seorang pemimpin ,itu bukan berarti akulah yg terbaik di antaramu.jika aku melakukan kebaikan ,maka bantulah aku untuk menunaikanya ,dan jika aku keluar dari jalur semestinya maka luruskanlah.Kebenaran adalah Amanat,dan Dusta adalah khianat.orang-orang yg lemah di antaramu adalah orang yg kuat di sisiku sehingga aku memberikan hak-haknya,dan orang yg  kuat adalah orang yang lemah ,sebelum di ambil hak-haknya.dan jangan lah kalian meninggalkan jihad, kecuali Allah akan merendahkanmu.Taatlah kepadaku selama aku taat kepada Allah dan Rosulnya,dan janganlah Taat kepadaku jika aku berbuat  maksiat kepada Allah ,dirikanlah sholat maka allah kan Melimpahkan Rahmatnya  kepadamu”.

kesuksesan Ke Kholifahan sayyidina  Abu Bakar diantarnya adalah,dengan  semakin luasnya kibaran dakwah agama Islam di makkah dan madinnah,penumpasan para murtadin, penundukan Herokel Raja Romawi yang sangat tangguh ,dan kala itu Beliau telah menyiapkan 4 Jendral ,dengan pimpinan Jendral Kholid Bin walid membawa 14 .000 ribu Bala tentara terlatih untuk menghadapinya ,dan gugurlah dari para pejuang muslimin sebanyak 3000 tentara di antaranya adalah Syahid Ikrimah Bin abi jahal,yang akhirnya kemenangan menjadi milik kaum muslimin  sekaligus mampu mengusai wilayah kota syam.

Di saat sayidina Abu bakar sakit ,beliau bermusyawarah bersama para sahabat  untuk,mengangkat  sayidina umar untuk menggantikan posisinya.akhirnya beliau pada malam selasa,antara waktu magrib dan Isya’ berpulang ke Ke rahmatullah ,tanggal 23 jumadil akhir  ,tahun 13 hijriyah ,genap berusia 63 tahun dan di makam kan di sisi Makam Rosulullah .

Beliau menjadi Kholifah selama kuarang lebih 2 tahun ,10 bulan

Mudah-mudahan kita semua yang ikut ta’dhim haul beliau mendapat luapan semangat  jihadnya,kedermawaannya,Karomahnya dan Keberkahanya  Amien…..

– (Asymuni)-

*E-mail          : Asymunyy@yahoo.co.id

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s