LEGENDA ANAK DURHAKA

LEGENDA ANAK DURHAKA

 

  “Pergi kau ! Kau bukan ibuku ! Aku tak punya ibu yang jelek dan miskin sepertimu”.

 

Masih ingatkah kamu dengan legenda Malin Kundang ? Cerita rakyat dari Padang, yaitu kisah seorang anak yang durhaka kepada ibunya ?

Dikala ia hidup miskin bersama ibunya ia seorang anak yang sangat berbakti. Namun ketika ia pergi merantau hingga dewasa dan memperoleh kesuksesan yang gemilang serta memiliki harta yang melimpah, ia justru melupakan ibunya yang sebatangkara hidup di desa. hingga akhirnya ia tak mau mengakui ibu kandungnya sendiri dikarnakan rasa gengsinya yang begitu besar dihadapan istri dan teman-temannya. Sampai akhirnya kapal kebanggaan miliknya dihantam badai dan petir yang sangat dasyat hingga hancur dan berubah menjadi batu. Nauzubillah min dzalik.

Bila kita mengunjungi kawasan wisata pantaiAir Manis Kota Padang, kita akan dibuat miris sekaligus ngeri, ketika kita menyaksikan sendiri seonggok batu yang menyerupai orang yang sedang bersimpuh serta relief cerita Malin Kundang yang menghiasi sekitar Objek Wisata Favorit Kota Padang tersebut, banyak wisatawan yang mengunjungi tempat tersebut. Seolah-olah mereka hendak membuktikan sendiri kebenaran legenda tersebut.

Begitu besarkah dosa Malin Kundang?,

atau begitu dasyatkah azab yang di timpakan Allah kepadanya?,

atau mungkin begitu “mustajab”nyakah doa seorang ibu yang teraniyaya sedemikian rupa? Sampai mampu merubah seorang manusia menjadi batu? Sungguh mengerikan.

Namun benar atau tidaknya legenda tersebut tak ada yang tahu. Namun yang terpenting adalah makna yang terkandung dalam relief batu tersebut tentang pentingnya berbakti kepada kedua orang tua, terutama ibu kandung kita. Karna Rosululloh telah bersabda “bahwa  surga terletak di bawah kaki ibu”.

            Semoga kita dan anak kuturunan kita termasuk golongan orang yang shaleh shalehah dan berbakti kepada kedua orang tua & guru-guru kita.Aamiin…….  Alfatihah.

 Image

(Tali tambang, gerabah serta serpihan-serpihan kapal yang turut pula membatu.)

 

Wallahu a’lamu bisshowab.

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s